Pemerintah Kabupaten Toraja Utara meresmikan Patung Brigjen TNI (Purn) Frans Karangan di Jalan Frans Karangan, Kelurahan Malanggo, Kecamatan Tallunglipu, Kamis (20/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong didampingi Wakil Bupati Andrew Branch Silambi serta jajaran pemerintah daerah.
Pembangunan patung tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dengan pagu dana sebesar Rp230.000.000,00 sebagaimana tercatat dalam sistem pengadaan nasional, INAPROC LKPP.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, Patung Frans Karangan dihadirkan sebagai monumen penghormatan sekaligus pengingat masyarakat Toraja khususnya atas pengabdian dan jasa almarhum kepada masyarakat dan bangsa.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih atas inisiatif keluarga. Patung ini menjadi bagian dari upaya kita merawat ingatan sejarah dan menghargai kontribusi putra daerah,” ujarnya.
Frans Karangan dikenal sebagai salah satu perwira TNI asal Toraja yang memiliki peran dalam sejarah militer di Sulawesi Selatan. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah memimpin kompi di Batalyon 720 yang kemudian menjadi bagian dari proses pembentukan satuan yang berkembang menjadi Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti di bawah Kodam XIV/Hasanuddin. Sejumlah catatan sejarah juga menyebut keterlibatannya dalam operasi keamanan di Sulawesi pada era 1950-an.
Menurut Bupati, sosok Brigjen TNI (Purn) Frans Karangan dikenal rendah hati meski memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian militer.
“Beliau tidak pernah membanggakan diri. Setiap kali menceritakan perjuangannya selalu dengan kerendahan hati. Namun banyak saksi hidup yang merasakan langsung keberanian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Toraja,” ujarnya.
Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga besar almarhum Frans Karangan, unsur DPRD, TNI/Polri, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, , serta masyarakat sekitar.
Diskominfo-SP - 2026















